Showing posts with label SEKILAS INFO. Show all posts
Showing posts with label SEKILAS INFO. Show all posts

Tuesday, December 17, 2013

Tahun 2014 Microsoft akan menghapus seluruh Dukungan pada OS Windows XP

2 komentar


Microsoft baru-baru mengumumkan bahwa akan menghentikan segala jenis dukungan pada Sistem Operasi Windows XP yang memang menjadi primadona di zamannya. Windows Xp akan di hapus tahun 2014, ada beberapa alasan yang membuat OS Win XP akan di hentikan penggunaannya, karna Win XP ini tidak dirancang untuk menghadapi berbagai tantangan dalah teknologi baru yang akan terus berembang di masa yang akan datang.

Kabarnya, Setelah masa Extended Support untuk Win XP berakhir pada 8 April 2014 tahun depan, pengguna yang masih menggunakan Win XP tidak akan kuat dengan erbagai rintangan dan akan kehilangan update scurity, sehingga pengguna Win XP akan rentan terhadap serangan yang ganas dari virus-virus dan malware yang selalu menghantui pengguna OS Windows.

Maka bagi pengguna Win XP di himbau untuk segera beralih ke Sistem Operasi yang terupdate, seperti Win 7 dan Win 8, khususnya bagi pengguna Windows. Karna jika anda memaksakan kehendak, banyak masalah yang akan anda dapatkan jika tetap menggunakan Win XP. Karena antivirus pun tak sanggup menghadapi serangan bertubi-tubi malware dan virus-virus ganas lainnya. Apalagi pengguna Windows Xp di Indonesia cukup banyak.

Stephen Rose menulis kepada Kepala Manajer Windows Commercial “Pengguna XP setelah April 2014 menjadi resiko pengguna sendiri”.



Sunday, August 12, 2012

Game Yang Menghina Islam

5 komentar

Kali ini saya akan share kepada sobat semuanya mengenai Game Yang Menghina Islam. Saya sebagai salah satu dari berjuta umat islam di dunia, merasa memiliki kewajiban untuk menympaikan berita ini . Game adalah salah satu hiburan yang sangat dan sangat digemari orang , apalagi remaja dan anak-anak. tapi tanpa kita sadari ... lewat permainan game tersebut kita telah di jajah oleh orang kafir. dijajah dalam hal waktu, yag bisa membuat kita lupa sholat, dijajah dalam hal keimanan.. melalui game, orang-orang kafir secara tidak langsung menghipnotis kita, agar kita tertarik dengan apa yang kita mainkan, dan lama-kelamaan kita menggilainya, bahkan merasa bahwa apa yang dimainkan tersebut adalah nyata. Ok sob ,, nih ada beberapa game yang mungkin secara sengaja atau tidak.. telah menghina islam . Saya sangat prihatin sob ,, karen game2 ini ,, justru game yang disukai remaja dan anak-anak islam, bahkan saya mengaku dengan jujur .. pernah memainkan game ini dan sempat mengilainya.. '''Ya Allah Ampun ya Allah ''''. nih sob daftar game-gamenya :::

DEVIL MY CRY 3
Nah Game ini belom pernah saya mainkan sob .tapi saya sering liat temen saya maen nih game di PC.. secara garis besar game ini menceritakan seseorang yang bertugas untuk menentang syaitan , dan caranya adalah dengan memasuki sarang setan yang terdiri dari 12 pintu. Dan Mari kita lihat unsur penghinaanya.
Devil my cry 3
Sobat bisa melihat pintu tersebut, pintu tersebut adalah jalan menuju alam setan. pertama kali saya melihat pintunya, saya merasa biasa saja,,,, tidak ada yang aneh. dan setelah saya bandingkan dengan gambar yang ini nih,,,
Sobat tau ini gambar apa ???? ini adalah Pintu Ka'bah..dengan sengaja pintu dalam game ini dibuat persis menyerupai pintu ka'bah. dengan maksud apa ?... tidak lain dan tidak bukan adalah dengan maksud menghina kita semua umat islam, karena telah menyembah sarang setan (ka'bah). Mai kita telusuri lagi :::
Sobat bisa lihat dengan JELASS ,, gambar yang dilingkari tersebut adalah lafadz ALLAH.. Akankah sobat semua terima dengan penghinaan ini. kalo saya sangat tidak terima sob ...... lanjut ke game berikutnya ::::

CLIVE BARKER UNDYING
Game garapan EA Games ini juga belom pernah saya mainkan sob .. tapi saya sering melihat anak-anak kecil memainkan game ini dengan khusu dan serius sob ,, ya saya merasa maklum.. namanya juga anak kecil. tapi ternyata yang membuat mereka betah memainkan game ini adalah karena mereka digoda sama setan sob... secara tidak sadar mereka sambil bermain game juga sambil ditemanin setan. makanya betah sob.. game ini juga mengisahkan perlawanan terhadap setan. dan letak penghinaanya adalah di saat memasuki istana setan. terdapat lafadz Allah di dindingnya :::
Gambar diatas merupakan gambar istana setan. dan sobat bisa lihat sendiri. dengan jelasssss !!! terpampang tulisan arab dan Lafadz Allah. Nauzubillah... ini seolah-olah mengatakan bahwa siapa saja yang menyembah Allah adalah sekutu setan ... Asstafirullah...semoga yang buat nih game di azab oleh Allah . Aminn !! Lanjut ke game berikutnya..
PRINCE OF PERSIA
Game yang berlatar tempat di Persia atau sekarang adalah Kawasan Iran,Irak,Mesir ini secara keseluruhan memang bertemakan islam, seorang pangeran yang ceritanya membalas dendam ini memang dengan kasat mata tidak ada unsur penghinaanya terhadap islam. tapi setelah di selidiki.. unsur penghinaanya adalah ::
Sobat bisa lihat pedangnya pangeran dastan.. bertuliskan Arab yang Artinya ''“Sebarkanlah ajaranku walau satu ayat pun” (Sabda Rasulullah SAW). lantas dimana unsur penghinaanya ??? didalam Game ini pangeran membunuh siapa saja yang menghalanginya ... dan membunuh prajurit-prajurit persia, tahukah sobat bahwa prajurit persia adalah muslim. secara tidak langsung game ini mengatakan bahwa ajaran Rasullulah yang disebarkan adalah ajaran membunuh. dan mengatakan bahwa umat islam adalah kaum barbar. Nauzubillahmindzalik.. 
GUITAR HERO 3
Orang yang memainkan game ini sob ,, dibuat mabukkk !!! seolah-olah merasakan lantunan lagu dan jingkrak-jingkrak seperti yang di game... tanpa mereka sadari .... Game ini menghina islam dengan Telak dan Jelas .. mari kita lihat ::::

Apakah sobat terima ???? kalo saya Sangat TIDAK terima... Lafdz ALLAH dengan jelas terpampang dilantai panggung dan di injak-injak.. dan coba sobat lihat latar belakang panggung adalah setan-setan semua. Nauzubillah .... semoga Allah yang maha perkasa menghukum dengan hukuman yang pedih ..

RESIDENT EVIL 4
Game yang bisa dibilang seru dan digemai remaja ini merupakan salah satu game yang menhina Islam sob ... di dalam Game ini diceritakan seorang yang bertugas mengemban misi menyelamatkan dunia dari ancaman zombie (mayat hidup) dan zombie disini adalah dikategorikan jahat dan wajib di bunuh. Unsur penghinaanya sebenarnya sudah ada sejak pertama kali main, tapi yang sangat Jelas adakah saat Leon memasuki Sarang Zombie . Pintu tersebut terdapat simbol Iluminati dan pintu tersebut dibuat persis dengan pintu Pintu Omar Bin Khattab, Masjid Nabawi. Mari kita lihat :::
Lambang Asli Iluminati pada pintu tersebut
di bawah ini adalah pintu Umar Bin Khattab
Gabungan dan Unsur penghinaannya adalah :
sangat jelas bukan ... gambar kaligrafi dari pintu umar bin khattab dibuat sama persis tanpa diubah Tulisan Kaligrafi yang Berlafadz Nabi Muhammad. dan di tindih dengan lambang iluminati .Nauzubillah...kita dapat mengambil kesimpulan bahwa sarang zombi , berpintu dengan lafadz Nabi Muhammad SAW, jadi maksud dari penghinaan ini adalah ,, kita semua umat islam pengikut nabi Muhammad SAW digambarkan zombie yang wajib dimusnahkan dari muka bumi. NAUZUBILLAHMINZALIK ...
ok sob ,,, itu tadi penelusuran saya tentang Game yang Menghina Islam. mari kita musnahkan game tersebut dengan cara tidak memainkannya, saya harap setelah sobat membaca artikel ini,, sobat memberitahukan kepada sobat-sobat yang lainnya yang belom tau,,, sebenarnya hampir semua game memiliki unsur yang sedikit menyinggung Islam, tapi saya rasa game yang telah saya bahas ini ,, sangat telak dan wajib dijauhi . wajib loh sob !!!! saran saya .. marilah kita menggunakan waktu dengan hal yang berguna ,,, sebelum saya mengetahui Game-game ini menghina Islam, saya juga seorang yang suka bermain game , tapi setelah saya menegetahuinya ,, degan jujur saya mengatakan ... saya mulai memilih-milih game untuk dimainakan. Ok sob terimakasih udah berkunjung ,, semoga bermnafaat ya

sumber : remajasampit.blogspot.com

Monday, July 30, 2012

Misteri dan Rahasia Adzan Shalat Subuh

0 komentar


Jika kita terjemahkan, akan berarti "Sholat itu lebih baik daripada tidur". Tetapi coba perhatikan baik baik. Mengapa kalimat itu hanya dikumandangkan saat adzan subuh saja? 

Dalam kalimat itu Allah SWT ternyata sedang memberikan isyarat kasih sayangnya pada kaum muslimin, sebuah isyarat yang sering kita abaikan maknanya.

Lalu mengapa isyarat itu justru dikumandangkan hanya pada adzan shalat subuh, tatkala kita semua sedang terlelap, dan bukan pada adzan untuk shalat lain? 


Penjelasan Ilmiahnya: 

Pada studi MILIS, studi GISSI 2 dan studi-studi lain di luar negeri, yang dipercaya sebagai suatu penelitian yang shahih mendapati sebuah kesimpulan jika puncak terjadinya serangan jantung sebagian besar dimulai pada jam 6 pagi sampai jam 12 siang. 

Mengapa demikian? Karena pada saat itu sudah terjadi perubahan pada sistem tubuh dimana terjadi kenaikan tegangan saraf simpatis (istilah Cina:Yang) dan penurunan tegangan saraf parasimpatis (YIN).

Tegangan simpatis yang meningkat akan menyebabkan kita siap tempur, tekanan darah akan meningkat, denyutan jantung lebih kuat dan sebagainya. 

Pada tegangan saraf parasimpatis yang meningkat maka terjadi penurunan tekanan darah, denyut jantung kurang kuat dan ritmenya melambat. Terjadi peningkatan aliran darah ke perut untuk menggiling makanan dan berkurangnya aliran darah ke otak sehingga kita merasa mengantuk, pokoknya yang cenderung kepada keadaan istirahat. 

Pada pergantian waktu pagi buta (mulai pukul 3 dinihari) sampai siang itulah secara diam-diam tekanan darah berangsur naik, terjadi peningkatan adrenalin yang berefek meningkatkan tekanan darah dan penyempitan pembuluh darah (efek vasokontriksi) dan meningkatkan sifat agregasi trombosit (sifat saling menempel satu sama lain pada sel trombosit agar darah membeku) walaupun kita tertidur. 

Aneh bukan? Hal ini terjadi pada semua manusia, setiap hari termasuk Anda dan saya maupun bayi Anda. Hal seperti ini disebut sebagai ritme Circardian / Ritme sehari-hari, yang secara kodrati diberikan Allah SWT kepada manusia. 

Furchgott dan Zawadsky pada tahun 1980 dalam penelitiannya mengeluarkan sekelompok sel dinding arteri sebelah dalam pada pembuluh darah yang sedang diselidikinya (dikerok).

Pembuluh darah yang normal yang tidak dibuang sel-sel yang melapisi dinding bagian dalamnya akan melebar bila ditetesi suatu zat kimia yaitu Asetilkolin. 

Pada penelitian ini terjadi keanehan, dengan dikeluarkannya sel-sel dari dinding sebelah dalam pembuluh darah itu, maka pembuluh tadi tidak melebar kalau ditetesi asetilkolin. 

Penemuan ini tentu saja menimbulkan kegemparan dalam dunia kedokteran.

"Jadi inilah yang menentukan melebar atau menyempitnya pembuluh darah, suatu penemuan baru yang sudah sekian lama, sekian puluh tahun diteliti tapi tidak ketemu".

Penelitian itu segera diikuti penelitian yang lain diseluruh dunia untuk mengetahui zat apa yang ada didalam sel bagian dalam pembuluh darah yang mampu mengembangkan / melebarkan pembuluh itu. Dari sekian ribu penelitian maka zat tadi ditemukan oleh Ignarro serta Murad dan disebut NO/Nitrik Oksida. 

Ketiga peneliti itu Furchgott dan Ignarro serta Murad mendapat hadiah NOBEL tahun 1998. 

Zat NO selalu diproduksi, dalam keadaan istirahat tidur pun selalu diproduksi, namun produksi dapat ditingkatkan oleh obat golongan Nifedipin dan nitrat dan lain-lain tetapi juga dapat ditingkatkan dengan bergerak dan olahraga. 

Efek Nitrik oksida yang lain adalah mencegah kecenderungan membekunya darah dengan cara mengurangi sifat agregasi / sifat menempel satu sama lain dari trombosit pada darah kita. 

Jadi kalau kita kita bangun tidur pada pagi buta dan bergerak, maka hal itu akan memberikan pengaruh baik pada pencegahan gangguan kardiovaskular. 

Naiknya kadar NO dalam darah karena exercise, yaitu wudhu dan shalat sunnah dan wajib, apalagi bila disertai berjalan ke mesjid merupakan proteksi bagi pencegahan kejadian kardiovaskular, tanpa manusia menyadarinya.

Selain itu patut dicatat bahwa pada posisi rukuk dan sujud terjadi proses mengejang, posisi ini meningkatkan tonus parasimpatis (yang melawan efek tonus simpatis). 

Dengan exercise, tubuh memproduksi NO untuk melawan peningkatan kadar zat adrenalin di atas yang berefek menyempitkan pembuluh darah dan membuat sel trombosit darah kita jadi bertambah liar dan saling merangkul. 


Sejak awal kedatangan Islam, Allah menyerukan shalat subuh. Hanya saja Allah tidak secara jelas menyatakan manfaat akan hal ini karena tingkat ilmu pengetahuan manusia belum sampai dan masih harus mencarinya sendiri walaupun harus melalui rentang waktu ribuan tahun. 

Petunjuk bagi kemaslahatan umat adalah tanda kasih-Nya pada hamba-Nya. Bukti manfaat instruksi Allah baru datang 1400 tahun kemudian. Allahu Akbar. 

Friday, July 20, 2012

Pemerintah Resmi Tetapkan 1 Ramadhan Sabtu

1 komentar


Setelah mendengarkan pandangan dari para peserta sidang itsbat, pemerintah yang diwakili Menteri Agama Suryadharma Ali menetapkan secara resmi bahwa awal Ramadhan 1433 H jatuh pada hari Sabtu bertepatan dengan 21 Juli 2012 M.

“Setelah memperhatikan dengan seksama bahwa satu Ramadhan itu jatuh pada hari Sabtu tanggal 21 Juli 2012. Apakah hal ini bisa disepakati?” kata Menteri Agama yang memimpin sidang itsbat di kantor Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (19/7). Para peserta menjawab “Sepakat..!”

“Dengan mengucapkanbismillahirrahmanirrahim kami memutuskan dan menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1433 H  jatuh pada hari Sabtu tanggal 21 Juli 2012,” kata Menteri Agama sambil mengetukkan palu sidang.

Sidang itsbat sebelumnya mendengarkan pandangan dari 17 orang peserta dari perwakilan ormas Islam seluruh Indonesia, para ahli astronomi dari LAPAN dan Boscha. Sidang juga dihadiri perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Secara umum para peserta sidang menyepakati 1 Ramadhan pada hari Sabtu, kecuali perwakilan dari Front Pembela Islam (FPI).
FPI meminta awal puasa dimulai pada hari Sabtu berdasarkan hasil laporan rukyat di Cakung, Jakarta. Namun hasil rukyat di Cakung ini ditolak, antara lain karena laporan hilal itu didapatkan sebelum terbenam Matahari. “Belum saatnya maghrib, mustahil kalau mereka mendapatkan hilal,” kata Ketua Lajnah Falakiyah PBNU KH A. Ghozalie Masroeri dalam sidang itsbat itu yang disambut tepuk tangan para peserta sidang itsbat.
Sementara itu Muhammadiyah sejak awal menyatakan tidak akan mengikuti sidang itsbat. Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadhan jatuh pada Jumat, 20 Juli 2012 dan tidak akan mengikuti hasil sidang itsbat.

sumber : www.nu.or.id

Monday, June 25, 2012

Jama’ah Al Khidmah Gelar Haul Akbar 2012

0 komentar


Sebagai puncak seluruh kegiatan sepanjang tahun 2012, pada tanggal 23-24 Juni 2012, Jama’ah Al Khidmah menggelar “Haul Akbar dan Maulidurrasul SAW Al Khidmah 2012” di Pondok Pesantren Al Fithrah Kedinding Surabaya. 
Puncak acara ini diisi dengan dua agenda besar, yakni Majlis Dzikir Fida’ pada hari Sabtu malam, 23 Juni 2012, dan Majlis Dzikir, Maulidurrasul dan Manaqib Syekh Abdul Qodir Al-Jailani pada hari Ahad pagi, 24 Juni 2012. Turut hadir memberi mauidhoh hasanah, Sayyed Umar bin Hamid bin Abdul Hadi Al-Jailani RA, cucu Syeikh Abdul Qodir Al-Jailani, dari Makkah Al Mukarromah. 
Dua hari sebelum acara, para jama’ah sudah mulai berdatangan di lokasi acara. “Selain 200 ribu jama’ah dari dalam negeri, datang pula rombongan jama’ah dari Makkah, Yaman, Malaysia, Singapura, Thailand, Maroko, dan Australia”, kata H Hasanuddin, ketua umum Pengurus Pusat Al Khidmah. Lebih lanjut H Hasanuddin menjelaskan bahwa panitia juga menyediakan layanan streaming on air Radio Wava bagi para jama'ah di luar daerah yang tak bisa hadir namun ingin tetap mengikuti acara.

Selain Sayyed Umar, para ulama’ dan tokoh yang hadir antara lain, Maulana Syeikh Afifuddin Al Qodir bin Mansyuruddin Al Jailani (cucu Syeikh Abdul Qodir Al Jailani) dari Baghdad, Syekh Muhammad bin Ali bin Hilal (murid kesayangan Sayyed Maliki) dari Makkah, Prof  Dr Dato Mohd. Noh bin Dalimin (Vice-Chancellor Universiti Tun Hussein Onn Malaysia), Tuan Ahmad Sohsubah (Direktur Madrasah Darul Huda Wittaya, Yala, Thailand), H Safullah Yusuf (wakil Gubernur Jawa Timur), para habaib dan kiai sepuh seperti Habib Abdullah bin Umar Al Haddar (Surabaya), Habib Thohir bin Abdullah Al Kaff (Tegal), dan Romo KH Najib Zamzami (Kediri).
Sebagaimana diketahui, Jama’ah Al Khidmah adalah organisasi majlis dzikir terbesar di Indonesia. Didirikan oleh Hadratussyaikh KH Achmad Asrori Al Ishaqy pada tahun 2005 di Semarang. Saat ini jumlah anggota Jama’ah Al Khidmah telah mencapai 3 juta jama’ah, tersebar di seluruh Indonesia, luar negeri, dan kampus.
Di akhir mauidlohnya, Sayyed Umar berpesan, “Inilah jalan Rasulullah, jalan para auliya’, jalan ahlussunnah wal jama’ah, hadiah yang mulia dari Syeikh Achmad Asrori. Jagalah dan tetaplah istiqomah mengikuti jalan ini”.

sumber : www.nu.or.id

Friday, June 8, 2012

Habib Luthfi : Peringatan Maulid, Wujud Cinta Rasul

0 komentar

Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan perwujudan daripada cinta kepada Rasulullah SAW. Demikian diungkapkan Habib Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya, Rais Aam Jamiyyah Ahlit Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di desa Robayan kecamatan Kalinyamatan, Rabu (6/6) kemarin.

Menurutnya, peringatan maulid merupakan wujud cinta kepada siapa saja. Bisa cinta kiai, ulama, wali utamanya kepada Rasul. Ketika tertanam cinta, maka sirah (sejarahnya) akan dibaca berulang-ulang, dibaca. Semisal membaca kitab Safinatun Najah bab Arkanul Islam, jika dibaca berulang-ulang akan muncul pemahaman yang berbeda. Semakin sering dibaca akan semakin bertambah paham.

“Pembacaan maulid yang dilakukan berulang-ulang akan memperoleh pemahaman yang berbeda. Hari ini dan kemarin akan menemukan pemahaman berbeda. Akan bertambah pula pemahamannya,” jelasnya.

Begitu juga dengan kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Cinta NKRI tidak hanya dilaksanakan pada 17 Agustus saja melainkan setiap setiap hari senin dan upacara kebangsaan yang lain cinta kepada bangsa selalu ditanamkan melalui pengibaran sang saka merah-putih. “Kalau kita tidak cinta pada NKRI untuk apa kita harus melakukan upacara bendera. Hormat kepada sang saka merah putih?” tandasnya.

Habib Luthfi menjelaskan bahwa ada makna yang terkandung yakni kita mesti bercermin kepada merah-putih. Bahwa merah-putih adalah harga diri bangsa. Kehormatan bangsa.

“Jika kita mau bercermin kepada merah-putih semestinya kita malu menjadi bangsa. Koruptor tidak akan melakukan korupsi jika mau bercermin pada pendiri bangsa. Pada sang saka merah-putih,” tegasnya.

Habib menambahkan, dengan membaca maulid maka sekaligus akan menemukan menemukan kisah Isra’ Mi’roj, Nuzulul Qur’an, Hijrah dan akhlak beliau.



sumber : www.nu.or.id

Wednesday, June 6, 2012

PCNU Kudus AdakanTasyakuran Harlah ke-89

0 komentar

Bertepatan 16 Rajab 1433 H, Nahdlatul Ulama genap berusia ke 89. Dalam memperingatinya, Selasa malam (5/6) pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kudus mengadakan tasyakuran di Kantor NU setempat. Kegiatan yang diikuti pengurus dan kader muda NU itu  dikemas secara sederhana dengan rangkaian acara pembacaan Maulid Nabi, tahlil dan mauidhah hasanah dari Mustasyar PBNU KH Sya'roni Ahmadi.

Ketua PCNU Kudus KH Chusnan Ms mengatakan kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan harlah NU yang diadakan awal Maret lalu. Tujuannya, sebagai rasa syukur terhadap eksistensi perjuangan NU yang masih keukeuh mengawal aqidah  ahlussunnah wal jamaah (Aswaja) di tengah tantangan zaman.

"Besok pagi (rabu hari ini), PCNU akan berziarah ke makam muassis (pendiri) dan tokoh-tokoh NU di Kudus yang berjasa mengembangkan Nahdlatul Ulama. Kita akan mengenang jasa-jasa mereka dan mendoakannya," katanya saat memberikan sambutan.
Ia menambahkan perjuangan Nahdlatul Ulama berat terutama mengawal aswaja yang belakangan ini mendapat gerusan dan tantangan dari kelompok lain.
"Tantangan tersebut rasanya  seperti saat-saat awal berdirinya NU. Sekarang gerusan mereka (kelompok lain) sudah menyerang ajaran aswaja dengan cara membid'ahkan, menngharamkan dan bahkan mengkafirkan," tandasnya.
Untuk menyikapi hal tersebut, KHChusnan mengajak jajaran pengurus di semua tingkatan menjalankan 5 harakah Nahdlatul Ulama cabang Kudus. Yakni penguatan ahlussunnah wal jamaah, penguatan berjam-iyah/berorganisasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, menjaga aset-aset NU dan mempererat silaturrahim.
"Kelima harakah  itu harus terus kita galakkan sebagai upaya pembentengan aswaja dan peningkatan berjam'iyah,"tegasnya lagi.

Dalam kesempatan itu, ia melaporkan program pengadaan dan pendataan anggota NU yang dilaksanakan awal April – Mei lalu mencapai 120 ribu anggota yang memiliki kartu tanda anggota (kartanu).
"Sampai saat ini tim kartanu masih disini, untuk menunggu warga NU yang belum terdata memiliki kartanu," imbuh KH Chusnan.

Acara tasyakuran yang dimeriahkan sholawat dari jam'iyah Maulid Nabi iotu, dihadiri Mustasyar PBNU KH. Sya'roni Ahmadi,Rais Syuriah PCNU KH Ulil Albab Arwani, Waka Polres Arman Asmara, Dandim Kudus Kol.Dwi Sunyata dan Politisi NU serta pengurus NU.

sumber : www.nu.or.id

Tuesday, June 5, 2012

Thariqoh Mampu Menjadi Kekuatan Perlawanan

0 komentar

Perjalanan Indonesia hingga detik ini, tidak dapat dilepaskan dari peran yang disumbangkan oleh thariqah. Dalam rumpun Melayu, misalnya, thariqah mampu merangkai ragam kehidupan masa lalu, baik yang berasal dari agama Hindu, Budha, maupun agama lainnya, menjadi corak keislaman Nusantara.

Demikian dinyatakan ketua Jam’iyyah Ahlut Toriqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyyah (JATMAN) wilayah Yogyakarta KH Abdul Muhaimin dalam acara istighotsah yang digelar oleh Mahasiswa Ahlut Thariqah al-Mu’tabaroh an-Nahdliyyah (MATAN), akhir pekan kemarin.

Muhaimin menolak pandangan sebagian pihak yang menyatakan bahwa thoriqah adalah penyebab kemunduran Islam. menurutnya, justru pada masa penjajahan, thariqah mampu menjadi kekuatan perlawanan yang berhasil mengusir penjajah dari bumi nusantara ini. 

"Saat ini thoriqah menjadi kekuatan penolak terhadap serangan kapitalisme global dan pola keagamaan yang sangat fofmal. Tahu kulit Islam, tapi tidak tahu apa isi Islam," tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, KH Adib Zain, Sekretaris Jenderal  JATMAN yang mengisi mau’idhah hasanah sekaligus sambutan atas nama Habib Luthfi bin Ali bin Yahhya, ketuan JATMAN, mengulas tuntas fungsi thriqah. “Dengan berthoriqah, kita dapat mengimplementasikan hadits Nabi yang berbunyi shalluu kamaa raaytumuuni ushallii,” ungkapnya.

Adib menjelaskan pentingnya berguru kepada seorang yang jelas jalur perguruannya serta jalur perguruan tersebut bermuara di Rasulullah SAW. 

“Karena kita tidak dapat melihat bagaimana sholat Rasulullah secara langsung. Kita hanya bisa menirukan sholat guru kita yang juga mencontoh sholat gurunya dan gurunya juga menirukan sholat gurunya, hingga sampai pada tabi’in, sahabat, dan Rasulullah,” paparnya.


sumber : www.nu.or.id

Friday, June 1, 2012

Uskup Minta Perempuan Koptik Tiru Muslimah

0 komentar

Uskup Koptik Mesir meminta perempuan Kristen untuk meniru saudara mereka yang muslim dalam tata cara berpakaian. "Lady Mariam selalu menggunakan tarha, syal panjang yang menutupi rambut, mengapa anda tidak mencontohnya," kata Uskup yang merupakan calon Paus dari perwakilan Gejera Ortodoks Koptik seperti dikutip alarabiya.net, Jum'at (1/6).

Menurut Uskup, dengan mengenakan pakaian seperti muslimah, perempuan Kristen akan terhindar dari pelecehan dan penghinaan."Muslimah saja yang mengenakan pakaian serba tertutup tetap saja dilecehkan, dihina dan tindak kekerasan lain. Bagaimana perempuan yang tidak mengenakan pakaian tertutup," ujarnya.

Seorang perempuan Koptik mengaku sempat ditegur oleh masyarakat lantaran tidak mengenakan pakaian tertutup. Menurut orang yang menegurnya, pakaian yang sopan akan melindungi dirinya dari pelecehan dan penghinaan.

Perempuan Koptik lain justru mengaku kecewa dengan permintaan uskup itu. Ia bersama 50 orang koleganya melaksakan protes. Menurut mereka, permintaan uskup itu hanya merupakan usaha gereja untuk merayu kelompok Islami. "Ada misi terselubung dari gereja soal ini," kata dia.

Sementara itu, calon presiden dari  kelompok Islamis, Mohammed Mursi mengatakan tidak akan memaksakan aturan berpakaian terhadap kalangan Koptik jika ia memangku jabatan.

Populasi Kristen Koptik di Mesir mencapai sekitar 10 persen. Semenjak jatuhnya rezim Hosni Mubarrak, kalangan Koptik Mesir merasa khawatir akan perkembangan kelompok Islamis. Mereka menduga naiknya kelompok Islamis ke tampuk kepemimpinan Mesir akan memberikan perubahan drastis bagi Mesir.

sumber :www.nu.or.id

Madinah dan Indonesia

0 komentar

Nabi Muhammad SAW berada di Makkah selama 13 tahun untuk membangun komunitas yang militan. Beliau melakukan proses kaderisasi yang ketat dengan menggelorakan ukhuwah islamiyah. “Yang Islam saudara, yang bukan Islam bukan saudara.” Inilah generasi pertama Islam.

Setelah itu beliau pindah ke kota Yasrif (Madinah). Kota ini ternyata sangat majemuk. Penduduk Islam lokal namanya Ansor, para pendatang dinamakan Muhajirin, dan orang Yahudi di sana terdiri dari tiga suku besar. Masih ada juga golongan lainnya musyrik dalam jumlah kecil.

Setelah melihat masyarakat Yasrif yang majemuk, maka Nabi Muhammad tidak lagi menggunakan istilah ukhuwah Islamiyah, tetapi ukhuwah madaniyah, persaudaraan untuk seluruh penduduk. Semua sama kedudukannya dalam hukum, siapapun dia. Siapapun yang salah, tidak melihat sukunya harus dihukum. Demikian sebaliknya. Inilah yang dinamakan tamaddun. Maka Yasrif kemudian diubah namanya menjadi Madinah.

Ini artinya kota yang sudah menggunakan nilai-nilai universal. Dalam Piagam Madinah terdapat 47 pasal. Nabi bertemu dengan seluruh pimpinan suku dan kemudian sepakat mengelurakan kesepakatan Madinah. (Ibnu Hisyam, Sirah Nabawiyah: 120-122).

Dari 47 point, tidak ada kata Islam. Tidak satupun mengutip Al-Qur’an. Prinsip-prinsip universal saja yang digunakan. Malah dalam poin 15 disebutkan semua agama diberi kebebasan menggunakan agamanya masing-masing. Terakhir dalam Piagam Madinah ini disebutkan bahwa kesepakatan ini untuk membela yang benar.

Ini bukan omong kosong, yang selanjutnya ditaruh di rak saja. Terbukti ketika ada orang Islam membunuh Yahudi, Nabi marah besar dan bersabda: “Barangsiapa yang membunuh orang non Muslim, maka ia berhadapan dengan saya. Saya pengacaranya,” begitulah kira-kira. Luar biasa Akhirnya Nabi terpaksa mencari para donor untuk menyumbang ahli waris Yahudi sebagai ganti ruginya. Ini bukan omong kosong.

Lagi, suatu saat ada janazah yang lewat, Nabi berdiri untuk menghormatinya. Sahabat mengingatkan, "ini jenazahnya orang Yahudi." Nabi mengatakan, ”Ya saya tahu ini jenazahnya orang Yahudi”.

Nah, Indonesia ini kondisinya seperti Madinah, ada sekian agama, sekian etnis, sekian budaya. Maka menurut Nahdlatul Ulama (NU), untuk menjaga persatuan, Islam ini kita amalkan, namun tidak kita konsititusikan, tidak kita legalformalkan. Kita mengamalkan Islam setiap waktu: sholat, puasa, zakat, haji, dan mempraktikkan akhlak Islami, sementara negara kita biarkan sebagai suatu kesatuan (NKRI).

Dulu ada KH Wahid Hasyim, salah satu dari anggota tim sembilan PPKI. Ia setuju penghapusan 9 kata dalam Piagam Jakarta demi persatuan. Ia juga mengusulkan adanya Departemen Agama yang fungsinya khusus untuk membangun keagamaan, agar hidup rukun antara agama dan menjalankan agama masing-masing dengan baik.


sumber : www.nu.or.id

Thursday, May 31, 2012

( KAJIAN ASWAJA LDNU ) Tabarruk Dipraktikkan Sejak Zaman Nabi

0 komentar


Mengharap bertambahnya kebaikan (tabarruk) melalui orang dan benda-benda tertentu pernah dipraktikkan sendiri oleh Rasulullah SAW, kemudian diikuti para sahabat, tabi’in, dan para penerusnya. Selama tetap memelihara tali tauhid, kegiatan tabarruk sah dilaksanakan dan akan berdampak positif bagi yang melakukannya.

Demikian pokok materi Kajian Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) yang digelar Pengurus Pusat Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU), Rabu (31/5) malam, di Gedung PBNU, Jakarta Pusat. Hadir dalam kesempatan ini, Ketua PP LDNU KH Zakky Mubarak, Wakil Ketua PP LDNU Syamsul Ma’arif, KH Abu Na’im Khofifi, serta sejumlah pengurus PBNU dan ulama lainnya.

Kajian bertema “Konsep Tabaruk dalam Islam” ini dipimpin KH Misbahul Munir, pengasuh Pesantren Ilmu al-Qur’an al-Misbah. Menurutnya, dalil tabarruk bisa ditemukan secara jelas dalam al-Qur’an, Hadits, teladan sahabat, dan sejumlah kitab-kitab induk ulama klasik.

Misbahul mengutip surat al-Baqarah (125). Ayat ini turun dilatari pertanyaan Umar kepada Rasulullah tentang keberadaan lokasi berdiri (maqam) Nabi Ibrahim. Nabi menjawab, lalu turun ayat “dan jadikanlah maqam Ibarahim sebagai tempat shalat.” Ia menunjukkan dalil lain dalam surat al-Baqarah (248) dan surat Yusuf (96).

Misbahul juga melanjutkan, Nabi sendiri pernah bertabarruk dengan air wudhu kaum muslimin dengan cara menyuruh mengambilkan air dari tempat bersuci kaum muslimin lalu meminumnya. “Fayasyrab yarju barakata aidil muslimin (lalu Nabi minum seraya mengharap keberkahan dari tangan-tangan kaum muslimin),” ujarnya merujuk hadits dalam kitab Syu’abul Iman.

Para sahabat dan ulama-ulama terkemuka, lanjutnya, juga turut memeragakan tabarruk, seperti mencium tangan, ziarah, menghormati tempat dan barang-barang khusus, bahkan menggunakannya sebagai sarana (wasilah) untuk tujuan-tujuan tertentu.

Kajian Aswaja merupakan agenda rutin PP LDNU sebagai bagian dari rangkaian acara Istighasah dan Pengajian Bulanan yang diselenggarakan saban Rabu malam pada minggu terakhir tiap bulan. Tujuannya adalah untuk memperluas wawasan, memupuk kebersamaan, dan menghindari permusuhan antarkelompok yang berbeda pandangan keagamaan.

sumber : www.nu.or.id

Wednesday, May 30, 2012

Ada Upaya Adu Domba Banser dengan Kelompok Lain

0 komentar

Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ansor meminta semua kader Ansor dan Barisan Ansor Serba Guna di seluruh daerah untuk menahan diri dalam menyikapi penyerangan terhadap anggota Banser oleh kawanan pendekar Perguruan Setia Hati Terate (PSHT) di Tulungagung Jawa Timur.

Ketua Umum PP GP Ansor, Nusron Wahid mengatakan, pihaknya meminta semua kader Ansor dan Banser tidak terprovokasi dan melakukan tindakan balasan terhadap kelompok yang merusak dan menyerang anggota Banser di Tulungagung.

“Saya intruksikan, semua menahan diri. Semua harus tenang. Jangan sampai terprovokasi dan main hakim sendiri,” kata Nusron Wahid, di Jakarta, Selasa (29/5).

Ansor, kata Nusron, menyerahkan kasus tersebut kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut. “Saya minta kepada polisi untuk menangani kasus ini setuntas-tuntasnya,” ungkap mantan Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini.

Lebih lanjut, Nusron mengatakan, Ansor melihat adanya upaya mengaadu domba Ansor dengan kelompok lain dari pihak tertentu dalam kasus tersebut. Mereka ingin merusak citra Ansor dan Banser dengan berharap Banser melakukan serangan balik.

“Ada indikasi adu domba Ansor dengan kelompok lain. Yang diingini mereka, Ansor terpancing kemudian melakukan tindakan radikal, melakukab serangan balasan. Makanya, saya minta jangan sampai ada yang terpancing,” tandasnya.

Karena ada indikasi adu domba, Nusron juga meminta semua pihak mewaspadai munculnya Banser gadungan yang melakukan serangan balik. “Waspadai juga munculnya Banser siluman. Jadi kalau ada yang berbuat tidak baik atas nama Banser, itu bukan Banser,” katanya.

Lalu, siapa kelompok yang ingin mengadu domba ? “Silahkan wartawan tanya sendiri ke orang-orang yang menyerang Banser,” katanya.

Seperti diketahui, dua anggota Banser Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, diserang ratusan pemuda beratribut perguruan silat Setia Hati Terate (SHT). Tindakan brutal para pendekar tersebut tidak hanya melukai dua anggota banser, tapi juga merobohkan dan menginjak-injak papan nama Kantor Ranting Nahdatul Ulama (NU).

Peristiwa penyerangan terjadi pada Ahad 27 Mei 2012 sore di Kantor Ranting NU Desa Wonokromo, Kecamatan Gondang. Dua anggota Banser yang disabet parang adalah Brilian Kusuma Adi (18) dan Moh Rizal Saputra (15).

Adi menderita luka bacok pada punggung. Pemuda asal Desa/Kecamatan Kauman ini terpaksa mendapat tujuh jahitan. Sedangkan Rizal mengalami luka pada bagian pantat dan terpaksa mendapat sembilan jahitan. Saat penyerangan, keduanya mengenakan seragam Banser. Sebab usai melakukan acara jalan sehat dalam rangka memperingati Harlah NU ke-89. Akibat peristiwa tersebut, seluruh anggota Ansor dan Banser langsung berkumpul di Kantor PCNU Tulungagung.

Tidak hanya dari wilayah Tulungagung. Perwakilan Banser dari daerah sekitar Tulungagung juga berdatangan. Di antaranya Kediri, Madiun, Nganjuk, Trenggalek, dan Blitar. Belum lagi pernyataan sikap melalui pesan pendek (SMS) dan BlackBerry Messenger dari Ansor dan Banser wilayah Jombang, Tapal Kuda, dan Madura. Mereka siap mendatangkan pasukan jika diperlukan.

Bahkan sejumlah anggota Banser sudah bersiap melakukan aksi balasan termasuk sweeping kepada warga perguruan SHT di Tulungagung. Untungnya tindakan yang bisa menjurus ke perbuatan brutal tersebut berhasil diredam.


sumber : www.nu.or.id

Tuesday, May 29, 2012

Kudus Targetkan Juara Umum Porsema Jateng

1 komentar


LP Ma'arif NU Kudus menargetkan juara umum pekan olah raga-seni Ma'arif (Porsema), olimpiade Sains dan Ke NU-an, Juni mendatang. Hal ini ditegaskan ketua Kontingen Kudus H.Moch.Shonhadji dalam acara pemantapan atletnya  di Aula kantor NU setempat, Ahad (27/5) pagi.
Dikatakan, Kudus mempersiapkan kontingen Porsema sejak awal melalui seleksi atlet tingkat kabupaten Januari lalu. Harapannya mampu mempertahankan juara umum yang pernah diraih dalam Porsema 2 tahun lalu di Semarang.
"Usai terbentuk kontingen, awal Mei para atlet kita gembleng dengan pembinaan dan latihan sebanyak 6 kali dalam sebulan," ujar Shonhadji.
Ia menjelaskan kontingen Kudus akan berlaga pada semua cabang yang diperlombakan mulai dari tingkat MI, MTs sampai MA/SMA.
"Kita mempersiapkan kontingen berjumlah 180 orang dengan rincian 138 atlet dan 42 offisial. Semuanya sudah menyatakan kesiapannya untuk meraih prestasi," tandasnya.
Diakhir acara pemantapan, pihaknya berharap para atlet bersungguh-sungguh dalam berlatih sebagai upaya meraih prestasi guna membawa nama harum kabupaten Kudus.
"Apalagi Kudus akan menjadi tuan rumah, tentu harus mampu meraih prestasi yang menggembirakan," imbuhnya.

Disamping mempersiapkan kontingennya, LP Ma'arif NU Kudus telah menunjukkan kesibukannya sebagai tuan rumah Porsema Jateng. Untuk sukses porsema itu, Ahad (27/5) malam  Panitia Lokal mengadakan do'a bersama dengan membaca manaqib Syeh Abdul Qodir Jaelani di kantor NU setempat.
"Kita berwasilah melalui pembacaan manaqib, semoga pelaksanaan porsema Jateng di Kudus nanti berlangsung lancar dan sukses. Sukses kegiatannya, juga sukses prestasinya bagi  kontingen Kudus," kata ketua panitia lokal Slamet Rahardjo .

Sebagaimana diketahui, Porsema VIII Jawa tengah akan diadakan di Kudus pada tanggal 22-25 Juni mendatang dengan mempertandingkan  23 cabang olah raga, seni dan olimpiade Mapel sain & ke-NU-an. Porsema yang dilaksanakan 2 tahun sekali itu akan diikuti 35 kontingen LP Ma'arif NU se Jateng. 

sumber : www.nu.or.id

Sunday, May 27, 2012

CBP=KKP Kudus Adakan Diklatsus

0 komentar

Dewan Koordinasi Cabang Corp Brigade Pembangunan - Korp Kepanduan Putri (DKC CBP-KKP) kabupaten Kudus mengadakan orientasi pengurus dan  pendidikan dan Latihan Khusus (Diklatsus) di Desa Ternade Dawe Kudus, Sabtu - Ahad (23-24/5). Kegiatan yang dibuka ketua PC IPNU Kudus Dwi Saifullah itu diikuti  30 peserta dari unsur pengurus DKC dan DKAC se Kudus .

Komandan CBP Kudus Khoirul Anam mengatakan orientasi dan diklatsus ini bertujuan untuk memberikan bekal ketrampilan dan pengetahuan khusus kepada pengurus CBP-KKP yang dipersiapkan menjadi pelatih atau instruktur dalam pengkaderan di lingkungannya.

"Sebagian besar pengurus CBP-KKP ini semuanya wajah-wajah  baru sehingga perlu mengetahui arah,visi misi lembaga ini dan memperoleh bekal  ketrampilan khusus sehingga ketika menangani sebuah pengkaderan seperti diklatama di tingkat anak cabang memiliki kemampuan dan kesiapan," ujarnya kepada NU Online.

Ia menegaskan CBP dan KKP akan menjadi kader NU yang siap menjadi penggerak dan pelopor pembangunan terutama menjalankan program-program khusus kemanusiaan termasuk  menyiapkan relawan SAR.

"Kita akan terus mendorong maupun meningkatkan anggota CBP-KKP  yang notabene dari kalangan pelajar agar memiliki kepedulian sesama," tandas Anam.

Sementara itu, Ketua PC IPNU Kudus Dwi Syaifullah mengharapkan kader-kader CBP-KKP mampu meningkatkan kualitas diri serta mewujudkan kaderisasi yang berkesinambungan. " Apalagi, perannya sangat signifikan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pelajar," katanya saat membuka acara.

Kegiatan diklatsus ini didampingi intruktur dari Alumni CBP-KKP Kudus sendiri yang menyampaikan berbagai materi dasar ke CBP-KKP an dan tehnik-tehnik penanganan pelatihan yakni manajemen pelatihan dan Diskusi. Selain itu, sebagai materi penunjang diadakan out bound di lingkungan desa Ternadi yang termasuk daerah perbukitan.  

sumber : www.nu.or.id

Saturday, May 26, 2012

NU-Muhammadiyah Makin Mesra

0 komentar

Dua organisasi keagamaan yang dulu di kenal berseberangan, yakni Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah kini telah menjalin kemesraan. Mereka merajut tali silaturrahim dengan melakukan kunjungan guna membahas berbagai persoalan masyarakat yang mengemuka.

Diawali dengan kunjungan Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah Brebes kepada Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), di Gedung NU Jalan Yos Sudarso 36 Brebes, Rabu Sore (23/5).

Kunjungan yang dipimpin Ketua PD Muhammadiyah H Mualim Hartono di dampingi 13 Pengurus, diterima langsung oleh Ketua PC NU Brebes H Athoillah SE MSi beserta 9 orang Pengurus Cabang (PC) NU.

Athoillah menyambut baik kunjungan PD Muhammadiyah. “Lewat jalinan silaturrahim akan dimudahkan dalam memecahkan masalah, dipanjangkan umur dan dimudahkan rejekinya oleh Allah SWT. Apalagi, Muhammadiyah yang dilahirkan lebih dulu, menandakan ibarat Kakak yang tengah menyayangi adiknya,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Mualim Hartono menyampaikan kebanggaanya kepada NU sebagai organisasi terbesar dan tersebar di Brebes maupun di Indonesia. Meski secara resmi belum pernah melakukan kunjungan, tetapi dalam keseharian, hubungan personal terjalin harmonis. Lewat kunjungan ini, meneguhkan kebersamaan.

Lebih lanjut Mualim Hartono menegaskan, kunjungan ke PCNU bukan untuk membicarakan persoalan Pemilukada Brebes. Karena Muhammadiyah maupun NU bukan partai politik, tetapi organisasi yang mengurusi persoalan keagamaan, sosial dan kemasyarakatan.  “Tidak ada deal-dealan soal Pemilukada,” ujarnya sembari tersenyum kepada Wartawan.

Suasana terlihat gayeng, diskusi kecil yang diselingi dengan humor pun kerap mencuatkan seloroh yang membuat hadirin menjadi tertawa. Terutama berbagai joke-joke yang dilontarkan Ketua PCNU Brebes H Athoillah yang terkenal dengan humor segarnya.

Kunjungan berlangsung sekitar 1 jam. PD Muhammadiyah tetap menghormati tuan rumah dengan melepas alas kaki. “NU memang memiliki budaya santri yang kental, masuk kantor saja harus lepas sepatu,” seloroh Mualim.

Persoalan kilafiyah, tidak ada pembahasan sama sekali. Yang menjadi perbincangan adalah, masalah sosial kemasyarakatan yang mengemuka di Brebes. “Kalau hal-hal yang menyangkut kesalehan sosial, bisa kita kerjakan bareng. Apalagi yang menyangkut kemaslahatan umat,” sambung Drs Rosikin Abdul Gani yang juga anggota DPRD dari Partai Amanat Nasional (PAN).


sumber : www.nu.or.id

FASAL TENTANG ISRA’ MI’RAJ (3) Waktu-waktu Shalat

0 komentar

Jabir bin Abdullah RA menceritakan bahwa pada suatu siang sebelum Matahari benar-benar di atas titik atas tertinggi, Rasulullah Muhammad SAW kembali didatangi oleh malaikat Jibril AS seraya berkata kepadanya, ”Bangunlah Wahai Rasulullah dan lakukan shalat.”

Mendengar panggilan ini, Maka Nabi Muhammad pun segera melakukan shalat Dzuhur ketika Matahari telah mulai tergelincir. 

Ketika bayang-bayang tampak telah mulai lebih panjang dari sosok asli benda-benda, malaikat Jibril berkata, ”Bangun dan lakukan shalat lagi.” 

Demi mendengar perintah ini pun, Rasulullah SAW kemudian segera melakukan shalat Ashar ketika panjang bayangan segala benda melebihi panjang benda-benda. Kemudian waktu Maghrib menjelang dan Jibril berkata, ”Bangun dan lakukan shalat.” Maka beliau SAW melakukan shalat Maghrib ketika matahari terbenam."

Kemudian waktu Isya` menjelang dan Jibril berkata, ”Bangun dan lakukan shalat.” Maka Rasulullah SAW pun segera melakukan shalat Isya` ketika syafaq (mega senja merah) menghilang. Waktu sholat Isya’ ini menjadi waktu sholat terpanjang karena Jibril baru membangunkan kembali nabi Muhammad ketika fajar kedua telah mulai menjelang.

Kemudian waktu Shubuh menjelang dan Jibril berkata, ”Bangunlah wahai Rasulullah dan lakukanlah shalat.” Maka Rasulullah SAW melakukan shalat Shubuh ketika waktu fajar menjelang. (HR Ahmad, Nasa’i dan Tirmidzy)

Tentang waktu sholat Shubuh ini Abu Hurairah RA meriwayatkan bahwa suatu ketika Rasulullah SAW bersabda, ”Orang yang mendapatkan satu rakaat dari shalat shubuh sebelum tebit matahari, maka dia termasuk orang yang mendapatkan shalat shubuh. Dan orang yang mendapatkan satu rakaat shalat Ashar sebelum matahari terbenam, maka dia termasuk mendapatkan shalat Ashar.” (HR Muslim)


sumber : www.nu.or.id

Friday, May 25, 2012

Deklarasi Kebangkitan Nasional Pelajar dan Santri Indonesia

0 komentar

Bismillahirahmanirrahim
Asyhadu an laa ilaaha illa Allah
Wa asyhadu anna Muhammadan rasulullah
Rodlitu billahi robbaa wabil Islaami diinaa
Wa bi Muhammadi nabiyya warosuulaa

Kami pelajar dan santri Indonesia, dengan sadar dan penuh tanggungjawab dengan ini mengikrarkan:
1. Mempertahankan dan mengamalkan Pancasila dan UUD 1945 secara istiqomah dan konsekuen.
2. Bertekad menempa diri demi terciptanya generasi Indonesia yang cerdas dan bermoral.
3. Siap menyumbangkan tenaga dan pikiran untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur.
4. Siap bersaing ditengah kompetisi global demi menjunjung tinggi martabat dan nama baik Indonesia.
5. Cinta Damai dan Anti kekerasan demi persatuan dan kesatuan Indonesia.

La haula wala quwwata illa billahil ‘aliyil adzim.

* Dibacakan di halaman gedung PBNU, Jakarta Pusat, pada hari Kebangkitan Nasional, Ahad (20/05/2012), pukul 16.00 wib.

Setelah Era Gus Dur Ansor Terdepan Bicara Pluralitas

0 komentar

Kebinekaan di Indonesia adalah suatu niscaya. Pada beberapa pulau, keanekaragaman hampir selalu hadir. Keragaman bisa terdiri dari latar belakang suku, bangsa, agama, bahasa, aliran, aspirasi politik, kelas sosial, dan sejumlah identitas lainnya.

Hanya saja, ada sejumlah pihak yang tidak rela dengan keanekaan sebagai anugerah Ilahi. Mereka mencoba memaksakan kehendak. Bahkan mereka tidak segan menggunakan cara-cara kekerasan.

Abdurrahman Wahid, kerap disapa Gus Dur, adalah pembela terdepan keragaman di Indonesia maupun di luar negeri. Ia dengan segala risiko dan ketabahan, menjalani perjuangan kemanusiaan. Meski pada satu waktu berjalan sendiri, Gus Dur akan tetap menempuhnya.

“Setelah Gus Dur wafat, GP. Ansor lah yang terdepan menyuarakan pluralitas,” beber M. Aqil Irham,  Sekjen PP GP Ansor kepada NU Online di kantor PP GP. Ansor Jl. Kramat Raya 65A, Jakarta Pusat, Selasa (22/5) malam.

Keniscayaan keragaman bukan alasan untuk mendiskriminasi kaum minoritas. Konstitusi menjamin hak yang sama bagi setiap warga negara. Meskipun ancaman terhadap keragaman bukan hal baru, namun setiap kasus membutuhkan cara penanganan yang berlainan pula.

Menurut Aqil Irham, kasus kekerasan dan pemaksaan kehendak oleh satu dua pihak, disebabkan oleh lemahnya negara. Saat yang sama, kekuatan sipil meningkat. Dengan kondisi demikian, Negara hampir tidak berdaya untuk menertibkan pihak-pihak sipil yang beroperasi di luar konstitusi.

Kalau dilacak, kondisi melemahnya negara dan menguatnya sipil, tercipta salah satunya karena pemerintah memiliki daya tawar rendah dalam politik di hadapan pihak sipil. Dampaknya, negara cenderung membiarkan kekuatan sipil melebarkan sayapnya untuk menginjak konstitusi; pemaksaan kehendak, tindakan kekerasan, dan marjinalisasi elemen lain di masyarakat.

Rongrongan terhadap pluralitas ini, salah satu tema yang akan dibahas dalam Konbes XVIII PP GP. Ansor, tambahnya. Konbes XVIII PP GP. Ansor akan dilaksanakan dalam rangkaian puncak harlah ke-78 GP. Ansor 7-10 Juni 2012 di Pondok Pesantren Almuayyad, Jl. KH. Samanhudi No. 64, Solo, Jawa Tengah.

sumber : www.nu.or.id

MMP: Sikap Dasar NU Sangat Cocok untuk Papua

0 komentar

Rakyat Papua memiliki karakter dan kebudayaan yang khas yang harus dipahami setiap orang. Baik penduduk pribumi maupun pendatang dituntut melakukan pendekatan budaya dan keagamaan yang arif dalam hubungan kemasyarakatan. Dalam hal ini, sikap dasar seperti Nahdlatul Ulama (NU) dipandang sangat sesuai dengan tuntutan semacam ini.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Majelis Muslim Papua (MMP) H Arobi Ahmad Auitarau, Selasa (23/5), di sela kunjungan Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat ke Gedung PBNU, Jakarta Pusat.

Menurut Arobi, NU telah memegang prinsip yang tepat tentang hubungan sosial. Sikap NU yang moderat, toleran, dan menghargai kebudayaan lokal dianggap cukup kondusif bagi keharmonisan masyarakat Papua.

“Jadi, kalau sikap dasar NU itu diterapkan di Papua, sudah sangat pas,” tegasnya.

Arobi mengaku kagum menyaksikan sikap KH Abdurraman Wahid (Gus Dur) ketika menyelesaikan kemelut di Bumi Cendrawasih ini, termasuk setelah lengser dari kursi presiden. Pendekatan yang bijak membuat Gus Dur sangat di cintai rakyat Papua hingga saat ini. Sikap tersebut dinilai mencerminkan sikap NU yang lentur dan ramah dalam menyikapi persoalan.

“Waktu Gus Dur datang ke Papua, beliau mengucapkan Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Suasana diam semua. Tenang. Nggak ada suara sama sekali. Padahal, itu kalau bukan Gus Dur yang ngucapin, pasti sudah ribut. Ini menunjukkan Gus Dur sudah tepat cara masuknya,” tuturnya.

Anggota Pokja Agama MRP Papua Barat ini juga prihatin dengan hadirnya kelompok agama garis keras di Tanah Papua. Meski mengatasnamakan agama, keberadaan mereka justru membawa hawa permusuhan bagi kehidupan umat beragama di sana.

Ia menjelaskan, karakter dasar masyarakat Papua sesungguhnya harmonis. Dalam banyak hal mereka mampu berdampingan dengan rukun dan kerja sama. Kenyataan ini tampak dari berbaurnya mereka dalam pembangunan rumah ibadah, kepanitiaan MTQ, dan seremoni keagamaan lainya.

“Justru yang membuat Papua jadi rusuh, yang pendatang baru yang keras itu dan provokatif itu,” tandasnya.

sumber : www.nu.or.id

Thursday, May 24, 2012

FASAL TENTANG ISRA’ MI’RAJ (2) Perintah Shalat Lima Waktu

0 komentar

Dalam perjalanan Isra' Mi'raj, setelah melampaui Masjidil Aqsha, Nabi langsung diangkat naik sampai ke langit tujuh, lalu Sidratul Muntaha dan Baitul Ma’mur. Imam Al-Bukhari meriwayatkan, pada saat peristiwa Mi’raj, Nabi Muhammad SAW berada di Baitul Ma’mur, Allah SWT mewajibkannya beserta umat Islam yang dipimpinnya untuk mengerjakan shalat limapuluh kali sehari-semalam.

Nabi Muhammad menerima begitu saja dan langsung bergegas. Namun Nabi Musa AS memperingatkan, umat Muhammad tidak akan kuat dengan limapuluh waktu itu. ”Aku telah belajar dari pengalaman umat manusia sebelum kamu. Aku pernah mengurusi Bani Israil yang sangat rumit. Kembalilah kepada Tuhanmu dan mitalah keringanan untuk umatmu.”

Nabi Muhammad kembali menghadap Sang Rabb, meminta keringanan dan ternyata dikabulkan. Tidak lagi lipapuluh waktu, tapi sepuluh waktu saja. Nabi Muhammad pun bergegas. Namun Nabi Musa tetap tidak yakin umat Muhammad mampu melakukan shalat sepuluh waktu itu. ”Mintalah lagi keringanan.” Nabi kembali dan akhirnya memeroleh keringanan, menjadi hanya lima waktu saja."

Sebenarnya Nabi Musa masih berkeberatan dengan lima waktu itu dan menyuruh Nabi Muhammad untuk kembali meminta keringanan. Namun Nabi Muhammad tidak berani. “Aku sudah meminta keringanan kepada Tuhanku, sampai aku malu. Kini aku sudah ridha dan pasrah.”

Nabi Muhammad memang mengakui bahwa pendapat Nabi Musa AS itu benar adanya. Lima kali shalat sehari semalam itu masih memberatkan. Namun lima waktu itu bukankah sudah merupakan bentuk keringanan?! Demikianlah.

Shalat telah diwajibkan bagi Nabi Muhammad SAW dan para pengikutnya sejak diturunkannya firman Allah pada awal kenabian,

يَا أَيُّهَا الْمُزَّمِّلُ. قُمِ اللَّيْلَ إِلَّا قَلِيلاً

Hai orang yang berselimut (Muhammad),),bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya)... (QS. Al-Muzzammil, 73:1-19)

Ini adalah petunjuk bahwa Rasulullah dan para pengikutnya yang baru berjumlah sedikit kala itu memiliki kewajiban untuk bangun pada tengah malam untuk menjalankan kewajiban. Menurut Ibnu Abbas, Ikrimah, Mujahid, al-Hasan, Qatadah, dan ulama salaf lainnya, kewajiban shalat malam dihapuskan setelah ayat ke 20 atau ayat terakhir dari surat al-Muzammil ini diturunkan oleh Allah SWT.


إِنَّ رَبَّكَ يَعْلَمُ أَنَّكَ تَقُومُ أَدْنَى مِن ثُلُثَيِ اللَّيْلِ وَنِصْفَهُ وَثُلُثَهُ وَطَائِفَةٌ مِّنَ الَّذِينَ مَعَكَ وَاللَّهُ يُقَدِّرُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ عَلِمَ أَن لَّن تُحْصُوهُ فَتَابَ عَلَيْكُمْ فَاقْرَؤُوا مَا تَيَسَّرَ مِنَ الْقُرْآنِ عَلِمَ أَن سَيَكُونُ مِنكُم مَّرْضَى وَآخَرُونَ يَضْرِبُونَ فِي الْأَرْضِ يَبْتَغُونَ مِن فَضْلِ اللَّهِ

Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwasanya kamu berdiri (sembahyang) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersama kamu. Dan Allah menetapkan ukuran malam dan siang. Allah mengetahui bahwa kamu sekali-kali tidak dapat menentukan batas-batas waktu-waktu itu, maka Dia memberi keringanan kepadamu, karena itu bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al Qur'an. Dia mengetahui bahwa akan ada di antara kamu orang-orang yang sakit dan orang-orang yang berjalan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah...

Pelaksanaan ibadah shalat menunjukkan bahwa Baitul Maqdis di Yerusalem merupakan salah satu tempat sangat penting posisinya dalam agama Islam sebagai kiblat pertama umat Islam. Kurang lebih 13 tahun lamanya Nabi Shalat dan para pengikutnya menghadap Baitul Maqdis, sebelum akhirnya Allah memerintahkan umat Islam untuk memindahkan kiblatnya ke Ka'bah di Makkah. Pemindahan arah kiblat ini terjadi di tengah-tengah ibadah shalat sedang berlangsung. Masjid tempat dilaksanakan shalat ketika perintah berpindah kiblat ini diturunkan hingga sekarang disebut sebagai Masjid Kiblatain (Masjid Dua Kiblat).

Allah senantiasa melibatkan Masjidil Aqsho dalam setiap perkembangan ajaran-ajaran seputar Shalat. Termasuk menghadap ke Baitul Maqdis sebelum dipindahkan kiblatnya ke Ka'bah. Perintah Shalat lima waktu diterima setelah Rasulullah dikaruniai singgah di Baitul Maqdis (QS. Al-Isra', 17:1) dalam perjalanan menuju Sidratul Muntaha.

Imam Syafi'i menyatakan, "Saya sangat suka beri'tikaf di Masjid (Baitul Maqdis), lebih dari Masjid manapun." Ketika ditanya alasannya, Beliau menjawab, "Di sinilah tempat berkumpul dan dikuburkannya beberapa Nabi Allah."


sumber : www.nu.or.id