Wednesday, May 23, 2012

Kajian Aswaja, Soal Bid'ah sampai Lady Gaga

Banyaknya hujatan yang dilontarkan oleh kelompok aliran garis keras terhadap amaliyah warga nahdliyyin seperti tahlil, ziarah kubur, manakiban hingga do'a qunut yang dianggap bid'ah dan haram menjad bahan perbincangan kelompok pengajian di Kota Pekalongan. Kelompok ini tergabung dalam Kajian Aswaja (ahlus sunnah wal jama'ah) yang diadakan rutin setiap malam Ahad Wage.

Kajian yang digelar di Masjid Al Jami' Kauman Kota Pekalongan, Sabtu (19/5) malam kemarin dihadiri tidak kurang dari 500 jama'ah putra putri yang datang dari berbagai daerah yang dengan menghadirkan nara sumber dari jajaran Syuriyah PCNU Kota Pekalongan.

Kajian Aswaja kali ini yang mengambil tema seputar gerakan Wahabi kontan menyedot banyak pertanyaan. Memang disediakan waktu khusus usai pemaparan dengan menerima 10 penanya antara lain masalah amaliyah NU yang dianggap bid'ah, seputar gerakan wahabi hingga sikap NU tentang konser Lady Gaga yang akhir akhir ini ramai dipermasalahkan.

Katib Syuriyah PCNU Kota Pekalongan KH. Zakaria Ansor selaku penanggung jawab kegiatan kepada NU Online mengatakan, kegiatan kajian Aswaja setiap malam Ahad Wage di Masjid Kauman ini akan dilakukan secara rutin dengan materi kajian seputar ajaran Aswaja. Sedangkan nara sumbernya akan dihadirkan dari para ahli baik kalangan pesantren maupun kampus yang paham betul tentang aswaja.

Dikatakan,  pesertanya memang dikhususkan untuk warga nahdliyyin di wilayah Kota Pekalongan dan sekitarnya. Jika ada dari kelompok ormas lain seperti Muhammadiyah, kelompok khuruj dan sejenisnya mau hadir dan mendengarkan kajian ini, pihaknya tidak bisa melarang.

"Jika memang dari kelompok lain ada yang mau ikut mendengarkan kajian ini, silakan saja, siapa tahu dengan ikut kajian yang semula membid'ahkan malah ikut mengamalkan," ujar Kiyai Zakaria.

Ditanya sikap NU terhadap gerakan radikalisme yang selalu menganggap amaliyah NU bid’ah dan sesat, Kiyai Zakaria menjawab, sudah saatnya warga NU tidak dalam posisi selalu mengalah. Meski selama ini NU memposisikan untuk tetap dingin terhadap berbagai serangan, bukan berarti NU mau menerima atas sikap mereka.

Menurutnya, hal itu semata mata untuk menjaga persatuan dan kesatuan, sehingga jangan sampai persoalan furu'iyah menjadikan bangsa itu tidak bersatu.

Pun demikian, ketika salah seorang peserta menanyakan sikap NU terhadap rencana konser Lady Gaga, NU menyerahkan soal itu kepada pemerintah, karena NU yakin pemerintah bisa mengambil keputusan yang terbaik.


sumber : www.nu.or.id

Ditulis Oleh : ircham yahya // 8:28 AM
Kategori:

0 komentar:

Post a Comment